Langsung ke konten utama
HUKUM BACAAN MAD
- Mad tabii,
ialah huruf yang dibaca 2 harokat karena mad itu sendiri.
- Mad jaiz
munfashil, yaitu huruf yang mengandung mad tabii, bertemu hamzah dan alif,
tetapi tidak 1 kalimat, cara membaca dibaca panjang 2-6 harokat.
- Mad wajib
muttasil, yaitu huruf yang mengandung mad tabii, bertemu hamzah dan alif
dalam 1 kalimat, cara membacanya panjang 2-6 harokat
- Mad ‘arid
lissukun, yaitu mad yang terletak sebelum waqaf yang terdapat 1 huruf,
tetapi huruf tersebut seolah-olah mati.
- Mad iwad,
yaitu mad yang terletak pada akhir sebuah kalimat yang berharokat fathah
tanwin, cara membacanya panjang 2 harokat dan tidak terbaca tanwin.
- Mad lazim
mukhaffaf kilmi, yaitu huruf alif ber-mad yang terletak sebelum huruf
mati, dibaca panjang 6 harokat.
- Mad lazim
musaqqal kilmi, yaitu alif ber-mad bertemu huruf bertasdid. Cara baca
panjang hingga 6 harokat.
- Mad lazim
harfi musyabba, yaitu huruf yang dibaca panjang pada awal permulaan surat
di Al-Qur’an. Cara baca panjang 6 harokat.
- Mad lazim
harfi mukhaffaf, yaitu 5 huruf, yaitu kha, ya, tha, ha, ra, yang terletak
pada awal surat dibaca panjang 6 harokat
- Mad sirah
qasirah, apabila ada damir ha didahului huruf berharokat, dibaca ppanjang 2 rokaat.
Komentar
Posting Komentar